Bagaimana Seharusnya Merawat dan Menyimpan Tabung Oksigen

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana seharusnya merawat dan memperlakukan tabung oksigen yang kita miliki, karena dalam kenyataannya, banyak pemilik tabung oksigen yang salah memperlakukan tabung oksigennya karena ketidak tahuan  para pemilik akan bahaya-bahaya yang mungkin timbul.

Oxygen merupakan zat yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa. Udara yang kita hirup sehari hari hanya mengandung sekitar 21% oksigen.

Oxygen merupakan penunjang kehidupan dan berperan penting dalam proses pembakaran. Oksigen  sebenarnya merupakan zat yang tidak mudah terbakar akan tetapi, dalam konsentrasi tinggi, oksigen akan mengaktifkan pembakaran, menyebabkan suhu naik atau bahkan meledak.

Suplai oksigen secara terus menerus akan memperbesar pembakaran bermacam-macam material yang biasanya tidak terbakar di udara.

Tabung oksigen harus mendapatkan perlakuan dan pengamanan yang baik agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Tabung oksigen sebaiknya disimpan secara vertikal ditempat yang sejuk,  berventilasi cukup, dan jauh dari sumber-sumber panas atau material yang mudah terbakar. Lindungi tabung terutama bagian kran dari kerusakan fisik, baik dalam keadaan penuh maupun kosong. Jangan biarkan bagian manapun dari tabung terkena panas diatas 55 0C.

Jika anda menemukan adanya kebocoran pada tabung oksigen anda maka segera pindahkan tabung ke area yang terbuka dan aman kemudian biarkan oksigen mengalir keluar sampai tabung oksigen anda kosong.



Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dari kesalahan penggunaan oksigen seperti kebakaran maka harus diperhatikan:

  • Tabung dan krannya tidak boleh terkena / terkontaminasi greas/gemuk atau minyak.
  • Tempatkan Tabung / Botol Oksigen dalam posisi vertikal / berdiri, jangan dibiarkan miring atau tertidur, ditempatkan pada baket.
  • Tutup kran tabung bila tidak digunakan
  • Tabung tidak boleh tertindih
  • Buka tutup kran tabung secara perlahan-lahan
  • Jangan merokok atau melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan panas di lingkungan yang kaya dengan oksigen.
  • Jangan menggunakan oksigen bertekanan tinggi untuk membersihkan badan atau pakaian dari debu dan kotoran.

Dengan mengetahui bahaya-bahaya dari penggunaan oksigen maka pentinglah bagi kita untuk melakukan tindakan pencegahan bahaya sebelum terjadinya kecelakaan yang diakibatkan kesalahan penggunaan dan penanganan oksigen.

Baca juga: 

 

sumber: http://qhsecorner.blogspot.com/2012/11/bekerja-denga-gas-bertekanan-o2.html