Cara Mengatasi Kejang Pada Anak Karena Demam

Cara Mengatasi Kejang Pada Anak Karena Demam

Demam merupakan hal yang lazim dan pernah diderita oleh anak anak. Umumnya demam diakibatkan oleh suhu badan yang tinggi di atas normal. Pada sebagian kasus, demam tinggi anak anak tidak memicu terjadinya kejang. Namun ada pula beberapa kasus kejang yang diakibatkan suhu badan anak yang tinggi. Kejang-kejang bisa  merupakan pertanda adanya gejala penyakit yang sifatnya lebih serius, namun dapat pula tidak membahayakan. Epilepsi/ ayan merupakan penyakit yang umumnya didahului dengan kejang. Tapi kali ini kita hanya akan fokus untuk membahas cara mengatasi kejang pada anak karena demam yang diakibatkan oleh suhu tinggi.

Cara Mengatasi Kejang Pada Anak Karena Demam
Cara Mengatasi Kejang Pada Anak Karena Demam, photo via google

Cara mengatasi kejang pada anak karena demam

Kejang-kejang yang diakibatkan karena demam tinggi pada umumnya hanya terjadi pada anak-anak umur 1-5 tahun. Kejang pada jenis ini biasanya berlangsung dalam waktu hanya beberapa menit saja. Apabila ada anak yang menderita kejang karena demam, yang perlu diperhatikan adalah kemungkinan terjadinya kaku pada leher. Untuk memeriksanya: angkatlah kepala anak. Apabila terdapat kaku leher, maka badan anak akan ikut terangkat. Kaku pada leher menandakan adanya penyakit di selaput otak, oleh karena itu harus segera dibawa ke rumah sakit.

Upaya pertolongan:
Umumnya jika terjadi kejang,  rahang akan menutup rapat, untuk itu lindungi  lidah anak anda dari bahaya tergigit pada saat terjadi kejang dengan memasukkan kayu atau sendok yang dibungkus sapu tangan pada  mulutnya. Kompres kepala dan badan anak dengan air dingin (boleh dicampur es) atau alkohol, untuk membantu menurunkan panas anak, dan bualah semua pakaiannnya. Kepala diletakkan dengan posisi agak miring untuk menjaga agar saluran pernafasan tidak kemasukan lendir atau muntahan.

Berikan obat Stesolid Rectal untuk menurunkan panas melalui lubang duburnya. Anda hanya dapat membeli obat ini dengan menggunakan resep dokter. Namun, cara menggunakannya termasuk mudah sehingga orang tua dapat melakukannya sendiri. Dosis yang  digunakan adalah sebanyak 5 mg untuk anak dengan berat badan kurang dari 10 kg, dan 10 mg untuk anak dengan berat badan lebih dari 10 kg. Apabila setelah pemberian dengan dosis pertama kejang masih belum berhenti, maka  anda dapat mengulangi untuk memberikan stesolid rectal ini setelah kurang lebih 15 menit kemudian.

Baca juga  Penanganan Sederhana Mengatasi Demam Pada Anak

Demikian cara mengatasi kejang pada anak karena demam, semoga bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *