Mengolah Makanan Yang Dipanggang Dengan Sehat

Tips Sehat Mengindari Bahaya Makanan Yang Dibakar atau Dipanggang

Makanan yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang memiliki resiko terhadap kesehatan tubuh kita. Salah satunya yaitu memicu timbulnya kanker.

Walaupun dianggap memiliki resiko kesehatan, Anda tetap bisa menikmatii sajian makanan yang dibakar tanpa mengkhawatirkan resiko yang ditimbulkan, tentunya dengan pengolahan dan menggunakan bahan bahan yang sehat. Anda dapat mencoba beberapa tips berikut ini:

1. Memilih Daging Rendah lemak

Kandungan lemak pada daging tidak sepenuhnya berbahaya bagi kesehatan. Namun, pada saat proses pembakaran yang akhirnya membuat kandungan lemak daging menyusut sehingga orang-orang tidak menyadari bahwa ia telah mengonsumsi daging yang berlemak itu secara berlebihan.

Anda dapat melakukan beberapa cara untuk mengurangi kandungan lemak pada daging, misal dengan menggunakan daging ayam tanpa kulit. Atau jika Anda ingin memasak daging sapi, Anda dapat memilih daging yang lemaknya lebih sedikit, ciri cirinya yaitu lebih banyak warna merah pada daging sapi..

2. Menggunakan bumbu tradisional yang alami

Menggunakan bumbu instant mungkin akan memudahkan Anda saat memasak, dan citarasa yang dihasilkan mungkin lebih lezat, tapi sebaiknya Anda mempertimbangkan penggunaan bumbu instan. Hal ini dikarenakan kandungan natrium yang tinggi pada bumbu instant berpotensi meningkatkan resiko berbagai macam penyakit.

Buatlah bumbu dari bahan-bahan tradisiional dan alami yang bisa Anda dapatkan di pasar pasar tradisional atau modern market yang menjual bahan bumbu tradisional.. Anda dapat menggunakan perasan lemon, cuka, madu, kecap rendah garam, bawang putih, atau berbagai macam bumbu dan rempah lainnya.

 

3. Gunakan minyak yang lebih sehat

Pada sebagian orang banyak yang  menggunakan mentega atau margarin untuk membakar daging. Padahal, beberapa jenis mentega dan margarin mengandung lemak trans.

Baca juga  Perawatan Luka Dekubitus

Lemak trans adalah jenis lemak “jahat” yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sebagai ganti mentega dan margarin, pilihlah minyak yang lebih sehat. Jenis minyak terbaik yang dapat Anda gunakan adalah minyak zaitun, minyak kanola, minyak biji rami (flaxseed), dan minyak wijen.

4. Jangan memasak terlalu lama

Bahaya kanker dari makanan bakar berasal dari bagian makanan yang gosong menjadi arang. Bagian ini sering disebut sebagai bagian terlezat dari makanan bakar.

Padahal, di balik rasanya yang gurih mengintai risiko kesehatan yang bisa membahayakan Anda.

Untuk mencegah bahaya tersebut, hindari membakar makanan terlalu lama. Potonglah daging yang akan Anda bakar ke ukuran yang lebih kecil untuk mempersingkat waktu memasak.

Jika terdapat bagian yang gosong, buanglah bagian tersebut.

5. Membalik makanan

Pembakaran daging sapi, ayam, maupun ikan dengan suhu tinggi akan memicu pembentukan sejumlah senyawa kimia.

Senyawa kimia tersebut adalah heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs). Keduanya disinyalir dapat meningkatkan risiko kanker.

Anda dapat mencegah pembentukan senyawa-senyawa ini dengan membalik daging setelah salah satu sisinya matang.

Gunakan spatula saat membalik daging, jangan menggunakan garpu. Ujung garpu yang lancip akan merusak permukaan daging dan mengeluarkan sarinya.

Bahaya makanan bakar jelas mengintai jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Namun, dengan berbagai tips sehat di atas, Anda tentu dapat menghindarinya.

Supaya lebih sehat lagi, jangan lupa tambahkan sayuran dan sumber karbohidrat pada makanan yang dibakar. Dengan begitu, tak hanya nikmat, Anda juga bisa mendapatkan gizi seimbang.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *