Apakah Pertumbuhan Tinggi Badan Akan Berhenti Saat Usia Remaja?

Pernyataan:
Apakah Pertumbuhan Tinggi Badan Akan Berhenti Saat Usia Remaja?

Fakta:
Pertumbuhan tinggi badan akan tergantung pada kondisi masing masing anak. Pertumbuhan tinggi badan pada anak laki laki umumnya akan berhenti pada saat anak berusia kurang lebih 20 tahun. Lalu bagaimana dengan anak perempuan? Pertumbuhan tinggi badan pada anak perempuan akan berhenti pada usia kurang lebih 18 tahun. Akan tetapi, usia bukanlah harga yang tidak dapat ditawar, karena tinggi badan juga berhubungan dengan fase kecepatan pertumbuhan yang umunya terjadi sebelum anak mengalami pubertas.

pertumbuhan tinggi badan

Datangnya masa pubertas akan bervariasi pada setiap anak, sehingga tidak dapat disamakan. Pada anak laki laki misalnya,   akan mengalami puber ketika mencapai umur 9 tahun hingga 14 tahun. Sedangkan pada anak perempuan masa pubernya akan terjadi  pada umur 8 tahun hingga 13 tahun.

Pada fase pertengahan pubertas ada istilah “pacu tumbuh”. Pada anak perempuan, fase tumbuh umumnya akan  terjadi sebelum mendapatkan haid pertama. Jadi walaupun sesudah mendapatkan haid masih terjadi pertumbuhan, namun kecepatannya tidaklah sepesat pertumbuhannya. Berarti pada anak perempuan yang lebih dini mendapatkan menstruasi, ada kemungkinan pertumbuhan tinggi badannya kurang dari target.

Anak laki laki Lebih Tinggi Dibandingkan Dengan Anak Perempuan

Dari sisi genetik, anak laki laki umumnya akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan anak perempuan. Dari rumus perhitungan tinggi akhir pun tampak adanya perbedaan tinggi anak laki laki dan anak perempuan. Perhatikan rumusnya, perhitungan tinggi badan laki laki ditambah 13, sedangkan tinggi badan anak perempuan dikurangi 13.

Apakah Dengan Khitan, Anak Laki Laki akan Bertambah Tinggi?

Khitan tidak berpengaruh apapun terhadap tinggi badan anak, akan tetapi , masyarakat awam secara salah kaprah menganggap khitan identik dengan pertumbuhan tinggi badan. Hal ini wajar karena pada umumnya anak laki laki melakukan khitan pada saat menjelang pubertas. Pada saat itu hormon seks (testoteron) sudah mulai diproduksi oleh tubuhnya. Jadi bukan karena dengan dikhitan lantas anak menjadi bertambah tinggi, tetapi karena memang sudah waktunya anak tersebut tumbuh tinggi dengan adanya pengaruh hormon testoteron tersebut.

Baca juga  Apakah Senam Dapat Membuat Anak Menjadi Pendek?

Baca juga:
Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Buah Hati Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *