Menggunakan Oksigen terlalu lama itu BERBAHAYA, Kenali Efek Sampingnya!

Tidak dapat dipungkiri, kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi ini sangat tergantung pada kecukupan oksigen dalam proses respirasinya. Tak terkecuali pada manusia, oksigen dipompa oleh jantung dan kemudian diedarkan ke seluruh anggota badan melalui aliran darah. Tanpa asupan oksigen, dalam waktu 3 menit hingga 7 menit sel sel otak manusia akan mengalami kematian. Namun jangan salah, menggunakan oksigen yang terlalu lama  tanpa menyesuaikan dengan kebutuhannya, terutama oksigen murni, justru akan menimbulkan masalah baru terhadap kesehatan tubuh Anda.

Baca juga: Bagaimana Lalat Rumah Dapat Menularkan Penyakit?

Penggunaan tabung oksigen yang di dalamnya berisi oksigen murni dapat dipakai untuk kasus di mana pasien memerlukan asupan oksigen dalam waktu cepat. Umumnya, oksigen murni di dalam tabung oksigen digunakan pada kondisi antara lain sebagai berikut

  1. Pasien dengan kondisi asma.
  2. Pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Krosnis/ PPOK
  3. Pasien dengan gangguan jantung berat.
  4. Pasien yang mengalami trauma.

Pemberian asupan oksigen murni melalui tabung oksigen tersebut hendaknya perlu berhati hati dan sesuai dengan kondisi serta petunjuk yang diberikan oleh dokter. Untuk mempermudah kontrol kita terhadap kecukupan asupan oksigen yang diberikan ke penderita, kita bisa menggunakan bantuan alat Fingertip Pulse Oxymetri. Dengan alat ini kita bisa mengetahui kapan penderita kekurangan asupan oksigen dan harus segera diberikan asupan oksigen, serta kapan pemakaian oksigen murni harus dihentikan. Kita tinggal melihat pada layar display pulse oksimeter dan mengetahui saat itu juga, berapa persen saturasi oksigen si pasien.

Menggunakan Oksigen terlalu lama
Pulse Oxymeter

Dalam kondisi normal, saturasi oksigennya adalah 95% – 100%, selang oksigen bisa dilepaskan dari pasien. Pada kondisi hipoxia, saturasi oksigennya adalah 90% – 94%, pasien sudah harus diberikan asupan oksigen. Pasien akan mengalami hipoxia kritis jika saturasi oksigen di dalam darahnya di bawah 85%

Baca juga  Daftar tempat isi ulang oksigen di Nganjuk dan sekitarnya

Di bawah ini beberapa dampak yang dapat timbul sebagai akibat menggunakan oksigen terlalu lama dan tidak sesuai ukuran/ kebutuhan.

  • Keracunan oksigen.
  • Terjadi iritasi pada saluran nafas
  • Mukosa hidung dan saluran nafas lain menjadi kering.
  • Pasien mengalami depresi nafas.
  • Kerusakan jaringan paru.
  • Karena oksigen merupakan penghantar api, maka rawan timbul bahaya kebakaran.

Anda sebaiknya menghindari penggunaan oksigen murni tanpa anjuran dokter. Anda dapat menyediakan tabung oksigen untuk berjaga jaga  jika memang dibutuhkan dan lakukan penggunaan tabung oksigen dengan wajar sesuai dengan anjuran dokter Anda. Simpanlah tabung bekas dengan baik dan aman jika sudah tidak digunakan lagi, untuk mencegah timbulnya bahaya yang lain. Demikian semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *