Ketentuan Teknis Bidang Proteksi Radiasi

Ketentuan Teknis Bidang Proteksi Radiasi

Pengertian Petugas Proteksi Radiasi

Surat Keputusan Kepala BAPETEN No. 01/Ka-BAPETEN/V-99 tentang Ketentuan Keselamatan Kerja dengan Radiasi mensyaratkan bahwa Pengusaha Instalasi Nuklir mempunyai tanggung jawab tertinggi terhadap keselamatan personil dan anggota masyarakat lain yang mungkin berada di dekat instalasi di bawah pengawasannya. Oleh karena itu perlu adanya organisasi  atau seseorang yang secara khusus diberikan tugas memperhatikan masalah keselamatan radiasi. Petugas Proteksi Radiasi perlu diberi wewenang untuk memungkinkan ia bertindak tepat pada waktunya. Pengertian Petugas Proteksi Radiasi (PPR) adalah petugas yang ditunjuk oleh Pengusaha Instalasi Nuklir dan oleh Instansi yang berwenang (BAPETEN) dinyatakan mampu melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan persoalan proteksi radiasi.

 

Persyaratan dan SIB PPR

Persyaratan dan SIB PPR
Menurut Surat Keputusan Kepala BAPETEN No. 17/Ka-BAPETEN/IX-99 tentang persyaratan memperoleh izin bagi petugas pada instalasi nuklir dan instalasi yang memanfaatkan radiasi pengion adalah seseorang harus terlebih dahulu mengikuti ujian yang dilaksanakan oleh BAPETEN. Sebelum mengikuti ujian seseorang tersebut harus
mendapatkan sertifikat kelulusan tanda telah mengikuti pelatihan ataupun kursus yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Batan maupun lembaga lain yang telah diakreditasi oleh BAPETEN. Setelah yang bersangkutan lulus ujian maka akan diterbitkan Surat Izin Bekerja (SIB) dengan masa berlaku 5 tahun.

Persyaratan untuk mengikuti ujian adalah:
1. Berijazah minimal D3 jurusan eksakta / teknik, atau yang pernah mempunyai SIB sebagai PPR
2. Berbadan sehat yang dinyatakan dengan keterangan dokter.
3. Lulus pelatihan atau kursus proteksi radiasi yang diakui oleh BAPETEN

Ujian PPR tersebut mencakup ujian tertulis tentang pengetahuan proteksi radiasi dan ujian lisan / praktek tentang proteksi radiasi, dengan bobot nilai 60:40. Untuk mendapatkan SIB PPR harus mendapat nilai minimum 70.

Baca juga  Petugas Proteksi Radiasi, Fungsi dan Kewenangan

Materi yang akan diujikan menurut ketentuan dalam keputusan Kepala BAPETEN No. 17/Ka-BAPETEN/IX-99 adalah:
1. Pengetahuan Proteksi Radiasi meliputi:
– Dasar-dasar Proteksi Radiasi
– Dasar Fisika Radiasi
– Perundang-undangan Tenaga Nuklir
– Dosimetri
– Pengangkutan Zat Radioaktif
– Penanggulangan keadaan darurat
– Alat Ukur Radiasi
– Kalibrasi Alat Ukur Radiasi
– Materi yang menyangkut bidang PPR

Ujian praktek meliputi:
– Peragaan peralatan PPR
– Teknik pemecahan
– Penahan radiasi
– Kontaminasi dan dekontaminasi
– Materi yang menyangkut masing masing

Peserta yang lulus ujian diberikan SIB sesuai dengan instalasi yang diujikan. SIB ini berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh BAPETEN dengan ketentuan bahwa:
1. Petugas yang bersangkutan masih bekerja di bidang pengawasan radiasi
2. Petugas yang bersangkutan pernah mengikuti rekuali fikasi sebagai PPR yang diselenggarakan oleh BAPETEN sekurang-kurangnya sekali dalam jangka waktu berlakunya SIB
Peserta yang tidak lulus ujian dapat mengikuti ujian ulang pada kesempatan berikutnya. Kesempatan yang diberikan untuk mengikuti ujian tersebut maksimal 3 kali Apabila sampai 3 kali yang bersangkutan tidak lulus maka tidak diperkenankan untuk menjadi Petugas Proteksi Radiasi.

Bidang Tugas PPR

Sesuai dengan bidang tugasnya PPR dibedakan atas
1. Kesehatan
2. Penelitian
3. Industri, Teknik / Komersial
4. Reaktor dan Instalasi Bahan Nuklir
Organisasi Proteksi Radiasi (OPR) terdiri atas Pengusaha Instalasi Nuklir (PIN), Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dan Pekerja Radiasi (PR) Pengusaha instalasi dapat menunjuk diri sendiri/ orang lain sebagai PPR

Baca juga:
Petugas Proteksi Radiasi, Fungsi dan Kewenangan

 

kredit foto:

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PETUGAS PROTEKSI RADIASI (PPR) BIDANG MEDIK TINGKAT 2

 

Artikel ini berguna untuk Anda? Silahkan berikan rating
[Total: Average: ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *