Jenis dan Manfaat Beras Organik untuk Diabetisi

Jenis dan Manfaat Beras Organik untuk Diabetisi

BERAS ORGANIK dihasilkan dari rangkaian proses organis yang ditanam di tanah yang ramah lingkungan, dan samasekali tidak menggunakan pestisida kimia. Pupuk yang digunakan pun menggunakan kompos dan pupuk hijauan.

Untuk memberantas hama yang menyerang tanaman padi organik, digunakan pestisida alami yang dihasilkan dari daun-daunan, maupun buah-buahan yang difermentasikan dengan proses alami. Dengan demikian, struktur dan kesuburan tanah tetap terjaga, sehingga ekosistem dapat terus berjalan dan berkesinambungan.

Proses penanaman yang alami dari beras organik, serta tidak digunakannnya pestisida kimia menjadikan beras organik sangat baik untuk dikonsumsi kita semua. Beras organik juga memiliki kadar gula yang sangat rendah sehingga dapat dikonsumsi penderita Diabetes, autis, dan juga mereka yang sedang menerapkan program diet.

Beras organik memiliki rasa khas yang menjadikannya berbeda dengan beras non organik, yaitu lebih pulen serta tidak gampang basi. Bahkan, nasi dari beras organik dapat bertahan hingga 2 hari tanpa disimpan di lemari pendingin.

Beras organik memiliki beberapa warna yaitu, hitam, merah, coklat dan putih, sehingga sering disebut pula sebagai beras herbal  oleh sebagian besar masyarakat.

Beras organik yang berasal dari Indonesia memiliki rasa dan aroma yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan beras organik yang ditanam di negara lain seperti India atau Thailand. Struktur tanah menjadikan beras organik dari Indonesia unggul dalam rasa lebih enak, aroma yang harum dan penyimpanan yang lebih tahan lama.

 

Kelebihan Beras Organik dibandingkan Beras Non Organik

Jika dibandingkan dengan beras non organik, beras organik memiliki keunggulan dengan kandungan nutrisi, serta mineral yang tinggi. Selain itu kandungan glukosa, protein serta karbohidrat yang dimilikinya mudah diuraikan, sehingga aman dan sangat baik untuk dikonsumsi mereka yang memiliki diabetes, dan yang sedang menjalankan program diet. Selain itu beras organik memiliki manfaat mencegah kanker, jantung, darah tinggi, vertigo serta asam urat.

 

Jenis dan Manfaat Beras Organik

Seperti telah dijelaskan di atas, beras organik memiliki beberapa warna yang kesemuanya memiliki manfaat masing-masing. Dengan mengetahui manfaat  beras organik berdasarkan warna, anda dapat menentukan beras warna apa yang sesuai dengan kebutuhan anda.

 

Manfaat Beras Organik Warna Putih

Beras organik warna putih merupakan jenis beras yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Jika dibandingkan dengan beras putih non organik, beras putih organik ini sangat berbeda. Di samping rasa yang pulen dan wangi, beras organk bebas dari kandungan pestisida kimia, sehingga beras organik sangat aman untuk dikonsumsi. Beras organik warna putih masih memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang tinggi.

 

Manfaat Beras Organik Warna Hitam

Beras organik warna hitam memiliki kandungan gizi paling baik di antara beras organik warna yang lain. Beras organik warna hitam sangat berbeda dibanding ketan hitam, baik rasa, aroma maupun penampilannya. Sangat spesifik dan unik, bila sudah dimasak beras organik warna hitam warnanya benar-benar hitam pekat. Rasanya enak dan aromanya menimbulkan selera makan.

Beras organik warna hitam memiliki manfaat dan khasiat sebagai berikut:

  • Meningkatkan ketahanan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit
  • Menurunkan kadar gula darah sehingga sangat baik dikonsumsi penderita diabetes.
  • Memperbaiki kerusakan sel hati
  • Mencegah gangguan fungsi ginjal
  • Mencegah kanker/tumor
  • Memperlambat penuaan (Antiaging)
  • Sebagai antioksidan
  • Membersihkan kolesterol dalam darah (baik untuk diet)
  • Mencegah anemia
  • Menurunkan tekanan darah (orang bertekanan darah rendah sebaiknya menggunakan beras ini dengan dicampur beras merah , perbandingan 1 : 1)
Baca juga  Buku Tes Buta Warna 38 plate - Temukan Yang Asli di Sini

 

Manfaat Beras Organik Warna Merah

Beras organik warna merah memiliki beragam manfaat antara lain sebagai berikut:

  • Mencegah sembelit.
  • Baik dikonsumsi untuk mereka yang sedang menjalankan program diet.
  • Mencegah berbagai penyakit saluran pencernaan.
  • Meningkatkan perkembangan otak.
  • Menurunkan kolesterol darah.
  • Mencegah kanker dan penyakit degenaratif.
  • Menyehatkan jantung.
  • Memiliki kandungan vitamin B1 dan mineral lebih tinggi dari pada beras putih.
  • Mengandung lebih banyak magnesium, yang sangat baik untuk kesehatan jantung.
  • Kaya akan kandungan fiber dan asam lemak., sehingga mencegah sembelit, dan memperlancar pencernaan. Kandungan asam lemak yang tinggi pada beras organik warna merah akan membuat anda lebih kenyang serta tidak mudah lapar.
  • Beras organik warna merah kaya akan kandungan asam amino.

Salah satu cara memasak beras merah yang diketahui adalah dengan tehnik Gamma Aminobtyric Acid (GABA) atau Germinated Brown Rice (GBR) yang dapat meningkatkan hormon pertumbuhan pada manusia.

Manfaat Beras Organik Warna Cokelat

Beras organik warna coklat memiliki aroma dan rasa yang sangat khas, mirip dengan beras ketan. Beras organik warna cokelat ini tidak digiling atau setengah digiling, sehingga dapat dikatakan mempunyai rasa sedikit seperti kacang dan tekstur yang lebih kenyal dibandingkan dengan beras putih. Meskipun lebih cepat basi, tetapi beras organik warna cokelat lebih bernutrisi.

Beras organik warna cokelat dan beras putih memiliki perbedaan yang tidak terlalu jauh, yaitu pada pemrosesan dan kandungan nutrisinya. Jika lapisan terluar atau kulit ari atau sekam dari biji padi dikupas, maka hasilnya adalah beras organik warna cokelat. Namun jika lapisan dalam atau kulit padi juga dikupas, maka hasilnya adalah beras putih biasa.

Beberapa jenis vitamin dan mineral akan hilang dalam proses penggilingan butir padi.  Akibatnya, beberapa nutrisi yang hilang seperti vitamin B1, B3, dan besi seringkali ditambahkan kembali pada beras putih sehingga berlabel “diperkaya” (enriched). Sementara pada beras organik warna cokelat, satu jenis mineral yang tidak perlu ditambahkan adalah magnesium.

Baca juga  Mengatasi keracunan yang diakibatkan kerang, ikan atau binatang laut lainnya

Cara Memasak Beras Organik

Untuk memasak beras organik, prosesnya adalah seperti berikut ini:

  1. Cukup sekali melakukan pembilasan, atau tergantung pada kebiasaan masing-masing.
  2. Takar sebanyak 3 gelas beras organik kemudian masukkan ke dalam wadah penanak nasi.
  3. Masukan 4,5 gelas air ke dalam wadah penanak nasi, jika ingin lebih pulen tambahkan air kemudian masukkan ke dalam wadah penanak nasi.
  4. Selama proses memasak jangan membuka dan mengaduk beras sehingga aroma beras tetap terjaga.
  5. Setelah matang, Nasi siap dihidangkan untuk disantap. Lebih Nikmat dalam keadaan panas.

Demikian pembahasan mengenai Jenis dan Manfaat Beras Organik yang dapat dikonsumsi oleh diabetisi.

Artikel ini berguna untuk Anda? Silahkan berikan rating
[Total: Average: ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *