Makanan dan Minuman Yang Menyebabkan Bayi Kembung

Adalah hal yang normal, ketika bayi menangis rewel dan mengalami perut kembung. Hal ini tidak lantas dikaitkan dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi sang Ibu. Sepanjang tahun pertama kehidupan si bayi hanya terdapat sekitar 5% bayi yang memberikan respon khusus terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh sang Ibu. Bayi memiliki keunikan masing masing, dan memberikan respon yang berbeda terhadap jenis makanan atau minuman yang sama. Melalui tulisan ini kita akan membahas perihal Makanan dan Minuman Yang Menyebabkan Bayi Kembung

Terdapat banyak sekali jenis makanan atau minuman yang diyakini dapat membuat bayi kembung. Susu sapi ditengarai menjadi penyebab paling sering dalam kasus bayi kembung. Selain susu sapi, makanan atau minuman lain yang diyakini membuat bayi kembung yaitu kembang kol, brokoli, ubi dan minuman yang mengandung soda. Namun hingga saat ini belum ada satu pun penelitian yang dapat membuktikan hal tersebut. Mungkin ada beberapa bayi yang bereaksi terhadap makanan atau minuman ini, namun biasanya hal itu terjadi ketika bayi masih berumur kurang dari satu bulan.

Bayi rewel dan kembung adalah hal yang normal dan tidak bisa langsung dikaitkan dengan makanan dan minuman yang ibu konsumsi. Selama tahun pertama kehidupan bayi, hanya sekitar 5% bayi yang bereaksi khusus terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi ibunya. Setiap bayi unik sehingga dapat terjadi reaksi yang berbeda atas jenis makanan dan minuman yang sama

Banyak jenis makanan dan minuman yang dipercaya dapat membuat bayi kembung, Susu sapi adalah penyebab paling sering. Selain susu, makanan dan minuman lain yang dipercaya membuat bayi kembung adalah kembang kol, brokoli, ubi, dan minuman bersoda. Hingga saat ini, tidak ada penelitian yang membuktikan hal tersebut. Namun, mungkin saja ada bayi yang bereaksi terhadap makanan- minuman ini dan bila terjadi, biasanya ketika usia bayi masih di bawah satu bulan.

Kembung yang terjadi pada bayi umumnya hanya terjadi pada saat saat tertentu, terutama saat di malam hari. Hal seperti ini diakibatkan karena belum sempurnanya sistem pencernaan bayi,. Jadi, tidak ada korelasi sama sekali dengan makanan atau minuman dikonsumsi oleh sang Ibu. Pada saat bayi semakin besar dan memiliki sistem pencernaan yang semakin matang maka akan lebih mudah mengatasi kembung.

Ketika bayi mengalami kembung karena aliran ASI terlalu deras, maka ibu dapat melakukan tips-tips  sebagai berikut:

  • Sang Ibu dapat memilih posisi menyusui yang dapat membuat aliran ASI tertahan oleh gaya gravitasi, misalkan dengan menelungkupkan bayi di atas badan ibu (Laid back).
  • Rajin menyendawakan bayi
  • Perah sedikit ASI hingga payudara menjadi sedikit lunak, kemudian susui bayi
  • Susui bayi pada saat bayi sedikit mengantuk dan jangan menyusui bayi ketika bayi dalam kondisi rewel. Saat bayi dalam kondisi mengantuk, bayi akan mengisap lebih pelan sehingga aliran ASI akan mengalir lebih lambat. Ketika bayi mulai menyusu dan Ibu merasakan refleks pengeluaran ASI yang sangat kuat, isapan bayi dapat dilepaskan dengan menekan pelan dagu bayi kemudian memasukkan kelingking ibu ke ujung mulut bayi. Setelah reflek pengeluaran ASI yang sangat kuat tersebut berhenti maka ibu dapat menyusui bayinya kembali.

Bayi yang menggunakan botol dot pada saat meminum ASI umumnya akan menelan lebih banyak udara ketika menghisap dot, terutama ketika bayi meminum dalam keadaan tertidur. Faktor lain yang dapat memicu bayi kembung adalah bayi jarang disendawakan.

Bayi yang menerima asupan susu formula pada umumnya lebih sering mengalami kembung dan mengalami gangguan pada pencernaan dibandingkan bayi yang mendapatkan asupan ASI eksklusif. Penyakit infeksi jamur candida juga bisa menyebabkan kembung. Bayi yang memiliki interval buang air besar yang panjang cenderung lebih kembung, meskipun secara umum bayi ASI eksklusif dapat buang air besar beberapa hari sekali.

Minuman bersoda tidak mengakibatkan bayi kembung. Efek kembung minuman bersoda hanya akan dialami oleh ibu. Kandungan soda yang terkandung di dalam minuman tidak akan terkandung di dalam ASI. Saat sang ibu kembung, tidak berarti lantas bayi ibu akan kembung juga. Yang perlu diingat adalah; ASI terbentuk dari darah dan bukan langsung dari lambung atau sistem pencernaan ibu, dari darah sang ibu itulah nutrisi yang diperlukan bayi diantarkan bersama aliran darah

Baca juga: Jangan Menunda Pemberian Makanan Pendamping ASI, Ini Kerugiannya !

Sumber referensi:
Buku Pintar ASI dan Menyusui, F.B. Monika, Penerbit Noura Books (PT. Mizan Publika)

Tinggalkan komentar

Anda berminat untuk membuka usaha isi ulang oksigen? Hubungi WA 082112344488 untuk informasi lebih detail