donor darah
Agustus 17, 2020 Oleh admin 0

Donor Darah; Pengertian, Persyaratan, Manfaat Kesehatan dan Efek Samping

Pengertian Donor Darah

Donor darah merupakan aktifitas kemanusian yang dilakukan dengan cara menyumbangkan darah atau komponennya kepada pasien dengan maksud dan tujuan untuk menyembuhkan penyakit serta pemulihan kesehatan pasien.

Unit Transfusi Darah yang selanjutnya disingkat UTD, merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan donor darah, penyediaan darah, dan pendistribusian darah.

UTD dapat diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, atau organisasi sosial yang tugas pokok dan fungsinya di bidang ke-palang-merahan. 

Bank Darah Rumah Sakit atau BDRS, adalah suatu unit pelayanan di rumah sakit yang bertanggung jawab atas tersedianya darah untuk transfusi yang aman, berkualitas, dan dalam jumlah yang cukup untuk mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Persyaratan Menjadi Pendonor Darah

Setiap individu dapat menjadi Pendonor Darah asal memenuhi persyaratan, dan persyaratan menjadi Pendonor Darah adalah sebagai berikut :

  • Usia 17-65 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orangtua)
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Temperatur tubuh 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  • Tekanan darah baik yaitu sistole = 110-160 mmHg, diastole = 70-100 mmHg
  • Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali/menit
  • Hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk laki-laki minimal 12,5 gram
  • Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak 5 kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan.

Selain untuk tujuan kemanusiaan, donor darah juga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan kita mendornorkan darah kita, maka sel darah yang sudah tua akan diregenerasi dengan sel darah yang baru.

Sel darah yang baru ini akan diproduksi oleh sumsum tulang belakang untuk menggantikan sel darah yang hilang, sehingga pendonor akan merasa lebih bugar karena memperoleh sejumlah sel darah merah baru; di mana diketahui sel darah merah identik dengan mineral zat besi sebagai komponen pembangunnya.

Baca juga  Faktor Penyebab, Gejala dan Pengobatan Buta Warna

Manfaat Donor Darah Untuk Kesehatan

Beberapa manfaat kesehatan mendonorkan darah antara lain adalah :

  • Menyehatkan dan menjaga kesehatan jantung
  • Meningkatkan produksi sel darah merah.
  • Menurunkan berat badan.
  • Mendeteksi adanya penyakit serius.
  • Menurunkan resiko terhadap kanker.
  • Menimbulkan rasa bugar dan rileks.

Efek Samping Donor Darah

Donor darah merupakan aktifitas yang secara medis sangat aman dan tidak berbahaya bagi tubuh. Namun, tiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda dan memberikan reaksi berupa memar di daerah bekas suntikan untuk pengambilan darah, pusing dan pingsan, serta nyeri pada lengan bekas suntikan. Namun, reaksi tersebut biasanya hanya berlangsung sementara. Anda bisa berbaring dengan kaki yang diposisikan sedikit lebih tinggi sampai kamu merasa lebih baik.

Jika kondisi dari efek samping donor darah masih bersifat ringan, Anda dapat mengatasinya dengan beristirahat, minum cukup, dan mengonsumsi makanan bernutrisi, untuk mengembalikan stamina.

Bila Anda mengalami perdarahan di lokasi bekas suntikan, menekan dan mengangkat lengan selama beberapa menit biasanya dapat menghentikannya.

Efek samping donor darah yang berat hingga memerlukan perawatan medis sangat jarang terjadi. Namun, Anda sebaiknya segera menemui dokter bila mengalami kondisi seperti berikut:

  • Rasa mual dan pusing tidak kunjung hilang, bahkan setelah Anda minum, makan dan beristirahat.
  • Lokasi bekas suntikkan mengalami memar dan terus berdarah.
  • Kamu mengalami nyeri di lengan bekas suntik, mati rasa, atau kesemutan.