makanan pemicu keguguran
November 6, 2020 Oleh admin 0

8 Makanan Yang Dapat Menggugurkan Kandungan

Ketika sedang mengandung, ibu hamil ada beberapa yang mengalami fase “ngidam” di mana terkadang ibu hamil memiliki keinginan akan suatu hal yang menurut kita mengada-ada, termasuk dalam hal ini yaitu makanan.

Makanan menjadi bagian terpenting dalam kesehatan ibu hamil namun ibu hamil diharapkan dapat lebih, lebih dan lebih cerdas dalam memilih makanan yang dikonsumsi, karena ada beberapa makanan yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin, bahkan beberapa makanan berpotensi dapat menyebabkan keguguran.

8 makanan penyebab keguguran

Di bawah ini merupakant 8 makanan yang berpotensi dapat menyebabkan keguguran.

Delima

Ketika ibu hamil sesekali mengonsumsi segelas jus buah delima mungkin tidak akan menyebabkan keguguran. Namun, ketika mengkonsumsi secara berlebihan, buah delima dapat memicu kontraksi pada rahim, sehingga berpotensi menyebabkan keguguran. Biji buah delima adalah bagian yang paling berbahaya untuk dikonsumsi ibu hamil. Jadi saat hamil usahakan untuk tidak menelan biji delima dan konsumsilah buah ini hanya dalam porsi yang sedang saja.

Nanas

Nanas mengandung enzim protease bromelain di mana susuna kimiawinya mirip dengan papain yang terkandung dalam buah pepaya . Karena hal tersebut, Efek yang timbul dari mengonsumsi buah nanas kemungkinan sama dengan efek yang timbul saat mengonsumsi pepaya.

Ketika masa kehamilan, usahakan untuk tidak mengonsumsi buah nanas dalam jumlah berlebihan, terutama ketika fase awal kehamilan. The National Institutes of Health eksplisit juga menganjurkan wanita hamil untuk menghindari mengonsumsi suplemen yang mengandung enzim nanas.

Pepaya Muda

Pepaya muda sangat berbahaya untuk perkembangan embrio, karena memiliki senyawa yang dapat memicu kontraksi rahim yang kuat. Hal inilah yang dapat memicu keguguran pada wanita hamil.

Baca juga  HFIS, Layanan BPJS untuk mempermudah Fasilitas Kesehatan memproses kerja sama dengan BPJS Kesehatan

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus telah menemukan bahwa sejumlah besar pepaya dapat meningkatkan risiko keguguran, akan tetapi masih belum ditemukan apakah pepaya matang juga memiliki efek yang buruk juga untuk wanita hamil.

Kelengkeng

Kelengken memiliki rasa manis menyegarkan dan bau yang harum. Namun, kelengkeng merupakan salah satu makanan yang dianjurkan untuk tidak dikonsumsi wanita hamil. Hal tersebut dikarenkan pada saat hamil, wanita sering merasa panas dari dalam dan mengalami sembelit.

Mengonsumsi kelengkeng dalam jumlah banyak akan mengakibatkan perasaan panas, nyeri perut bagian bawah, atau bahkan menganggu pertumbuhan janin, dan menyebabkan keguguran

Kepiting

Kepiting memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk ibu hamil. Kepiting juga memiliki kandungan kalsium yang dapat membantu menguatkan tulang dan gigi.

Meskipun demikian, salah satu makanan favorit bagi banyak wanita hamil ini harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Setidaknya anda harus menahan diri untuk tidak mengonsumsi kepiting dalam 3 bulan pertama masa kehamilan. Hal tersebut dikarenakan kepiting dapat menyebabkan pendarahan genital atau bahkan keguguran.

Ikan

Ikan mengandung protein dan vitamin dalam kadar tinggi, tetapi sebaiknya ibu hamil menghindari mengonsumsi ikan saat masa kehamilan terutama ikan kaleng karena mengandung bahan pengawet seperti garam dan bahan kimia, yang dapat meningkatkan tekanan darah wanita hamil dan juga menyebabkan retensi air. Selain itu, hindari juga ikan yang berasal dari dari sungai, danau ataupun dari laut yang terkontaminasi cemaran limbah berbahaya.

Hati hewan

Ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi hati hewan karena kandungan kolestrol dan vitamin A yang ada di dalamnya. Ibu hamil juga disarankan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A secara berlebihan karena dapat memicu keguguran.

Baca juga  Mengenal Tentang Kehamilan Sungsang dan Penyebabnya

Daging dan telur setengah matang

Mengonsumsi daging atau telur dalam keadaan mentah atau setengah matang pada masa kehamilan dapat memicu keguguran. Anda tidak dilarang untuk mengonsumsi daging dan telur setengah matang, namun tentunya dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Baca juga:
Beling Malu, Sisi Kehidupan di Bali Yang Tidak Banyak Orang Tahu
8 Alat Pertolongan Pertama Yang Sebaiknya Ada di Mobil Anda