diet untuk penderita asam urat
November 14, 2020 Oleh admin 0

Pola Diet Untuk Penderita Asam Urat dan Upaya Pencegahan Asam Urat

Pada jaman dahulu, penyakit yang umumnya diderita masyarakat adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi. Namun seiring dengan perkembangan jaman saat ini, penyakit lebih banyak ditimbulkan oleh gaya hidup seseorang, termasuk dalam hal ini adalah pola makan.

Nah contohnya adalah penyakit Asam Urat atau Gout. Penyakit ini dikarenakan menumpuknya asam berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin sebagai bentuk turunan nukleoprotein. Timbunan kristal-kristal urat yang ada pada sendi atau tendon inilah yang kemudian mengakibatkan peradangan.

Pada umumnya, asam urat cenderung dialami oleh kaum pria. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki hormon estrogen yang membantu pembuangan asam urat melalui urine.

Jadi ketika perempuan tersebut masih menghasilkan hormon estrogen, pembuangan asam uratnya pun akan ikut terkontrol. Namun ketika sudah memasuki masa menopause, di mana produksi hormon estrogen mulai menurun, maka perempuan menjadi rentan terkena asam urat. Hormon estrogen ini hanya dimiliki oleh perempuan. Laki-laki tidak memiliki hormon ini.

Jenis Penyakit Asam Urat

Penyebab penyakit asam urat itu sendiri digolongkan ke dalam dua macam yaitu:

  • penyakit gout primer
  • penyakit gout sekunder.

Pada gout primer, 99% penyebab terjadinya asam urat masih belum diketahui. Namun diduga hal ini berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan hormonal yang mengganggu metabolisme tubuh seseorang.

Sedangkan pada gout sekunder, disebabkan karena adanya peningkatan produksi asam urat karena mengkonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi.

Meningkatnya produksi asam urat itu sendiri dapat pula disebabkan oleh penyakit darah, konsumsi obat-obatan, alkohol, dan obesitas atau kegemukan.

Baca juga  Apa Saja Efek Samping Imunisasi TT Pada Ibu Hamil?

Mengatur pola makan yang sehat, dan rutin mengkonsumsi kedelai dapat membantu mencegah terjadinya serangan penyakit asam urat. Melakukan olahraga teratur, minum air putih yang cukup, serta menghindari konsumsi minuman beralkohol merupakan alternatif pencegahan yang dianjurkan.

Memastikan penggunaan sepatu yang benarpun dapat membantu, upayakan ibu jari kaki agar dikenakan dengan mudah, dapat mengurangi trauma yang mampu memicu serangan asam urat.

Diet Bagi Penderita Asam Urat

Penderita asam urat tinggi harus lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsinya, Diet untuk penderita asam urat harus memenuhi syarat sebagai berikut.

Membatasi Purin

Ketika penderita asam urat mengalami pembengkakan sendi maka harus melakukan diet bebas purin. Namun masalahnya, hampir semua bahan makanan yang kita konsumsi mengandung nukleoprotein, sehingga hal ini hampir tidak mungkin dilakukan.

Yang dapat kita lakukan adalah dengan membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari).

Asupan kalori sesuai kebutuhan

Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. Penderita gangguan asam urat yangkelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkan dengan tetapmemperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya keton bodies yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.

Mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat

Mengkonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik untuk penderita gangguan asam urat, karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Namun sebaiknya mengkonsumsi karbohidrat kompleks ini tidak kurang dari 100 gram per hari.

Anda sebaiknya menghindari mengkonsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup karena kandungan fruktosanya akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Baca juga  Mitos dan Fakta Mengkonsumsi Susu Dan Dampaknya Bagi Tubuh

Mengkonsumsi makanan rendah protein

Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein, terutama yang berasal dari hewan, karena dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam kadar tinggi misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Disarankan untuk mengkonsumsi protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.

Mengkonsumsi makanan rendah lemak

Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Hindari makanan yang diproses dengan cara digoreng, mengandung santan, serta margarine atau mentega. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 % dari total kalori.

Memperbanyak asupan cairan

Dengan memperbanyak asupan cairan dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Anda disarankan untuk minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari.

Hidup sehat tanpa alkohol

Berdasarkan penelitian bahwa alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma, yang akan menghambat pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.

Baca juga:
Manfaat dan Khasiat Bunga Melati Untuk Kesehatan