mengenali fungsi tiroid
November 21, 2020 Oleh admin 0

Hormon Tiroid, Yuk Kita Kenali Fungsinya

Dalam tubuh manusia, fungsi dan aktivitas tiroid adalah sesuatu yang penting. Kelebihan produksi atau rendahnya produksi hormon tiroid dapat memberikan efek buruk pada tubuh manusia. Hormon tiroid diproduksi oleh kelenjar berbentuk mirip seperti kupu-kupu dan posisinya yang berada di tengah leher bagian depan

Ketua Divisi Metabolik Endokrin Ilmu Penyakit Dalam FKUI/ RSCM, Imam Subekti, menyampaikan bahwa fungsi kelenjar tiroid yang paling utama adalah mengumpulkan yodium dan mengubahnya menjadi hormon tiroid, yakni tiroksin (T4) dan triyodotironin (T3). Sel tiroid merupakan satu-satunya sel dalam tubuh yang menyerap yodium.

Hormon-hormon tersebut dilepaskan ke aliran darah dan diangkut ke seluruh tubuh untuk meningkatkan aktivitas selular dan mengontrol metabolisme, seperti mengubah oksigen dan kalori menjadi energi.

Masih menurut Imam Subekti, setiap sel di dalam tubuh bergantung pada hormon tiroid untuk regulasi metabolismenya. Hormon tiroid juga berperan dalam mengatur suhu tubuh.

Kerja kelenjar tiroid dikontrol oleh kelenjar pituitary, yaitu kelenjar seukuran kacang yang berada di dasar otak. Ketika kadar hormon tiroid dalam tubuh terlalu rendah, kelenjar pituitary memproduksi thyroid stimulating hormone (TSH) yang merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi lebih banyak hormon tiroid.

Begitupula sebaliknya, jika kadar hormon dalam darah sudah memadai, kelenjar pituitary akan mengurangi produksi hormon TSH. Sekitar 300 juta orang didunia mengalami gangguan fungsi kelenjar tiroid. Lebih dari separuhnya tidak menyadari kondisi tersebut. Oleh karena itu, tes tiroid yang sering dan teratur adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan.

Gangguan kesehatan yang terkait tiroid

Dua macam gangguan kesehatan terkait tiroid ini lebih sering diderita oleh wanita. Berikut uraiannya :

Baca juga  Siklus Menstruasi dan Cara Menghitung Masa Subur Setelah Menstruasi

Kekurangan tiroid (hipotiroid)

Salah satu penyebab gondok yang paling sering terjadi di dunia adalah kekurangan yodium. Kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang memadai tanpa adanya yodium yang cukup. Untuk mengatasinya, di Indonesia, zat ini biasanya ditambahkan pada bahan makanan yang digunakan sehari-hari, seperti garam.

Gejala-gejala hipotiroid yang biasanya timbul, antara lain, lemah, lesu, sulit berpikir, mengantuk terus, metabolisme tubuh melemah, suara serak, kulit dan rambut kering, otot menjadi lemah, sembelit, berat badan turun, gemetar, dan denyut nadi melambat

Kelebihan tiroid (Hipertiroid)

Hipertiroid merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh produksi yang berlebih dari hormon tiroid teriodinasi. Para ahli masih belum bisa memastikan faktor penyebab hipertiroid ini. Untuk mendiagnosa penyakit ini, beberapa pemeriksaan harus dilakukan, seperti pemeriksaan fisik dan tes darah di laboratorium.

Kelebihan hormon ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Mengidap penyakit yang parah,
  • berlebihan dalam penempatan hormon tiroid,
  • peradangan kelenjar tiroid,
  • adanya benjolan pada kelenjar tiroid,
  • penggunaan obat yang mengandung iodine secara berlebihan,
  • sekresi hormon tiroid setelah hamil,
  • kanker dan tumor.

Pada penderita hipertiroid, metabolisme tubuh akan meningkat. Penderita kerap kepanasan, kelelahan di malam hari, sulit tidur, tangan bergetar, dan detak jantung tidak beraturan. Terapi dilakukan dengan yodium radioaktif sehingga goiter mengecil.

Kaum wanita sangat dianjurkan untuk melakukan tes tiroid secara teratur untuk memantau tingkat hormon tiroid yang disekresi kelenjar tiroid. Pemeriksaan ini bisa dimulai pada usia 50 tahun atau bisa lebih cepat jika Anda mengalami gejala tersebut. Apalagi, penyakit tiroid cenderung menyerang wanita pada usia 60 tahun.

Sumber: duniakesehatan.net

Kredit foto: sehatq.com