pemeriksaan kesehatan sebelum hamil
Januari 12, 2021 Oleh admin 0

Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Hamil, Apa Manfaatnya?

Kehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh para calon ibu, merasakan hamil adalah anugrah dan kesenangan yang tak terhingga. Namun seorang calon ibu juga harus mempersiapkan diri dan kesehatannya sebelum masa kehamilan, sehingga bayi yang dikandung akan lahir dengan sehat dan tentunya dengan harapan yang besar agar dapat lahir dengan normal.

Pemeriksaan kesehatan sebelum hamil ini diperlukan agar calon ibu selama kehamilan tetap sehat dan menghasilkan keturunan yang berkualitas yang didambakan oleh keluarga. Ada banyak faktor yang sebaiknya perlu dipersiapkan sebelum seorang perempuan menginginkan kehamilan di antaranya:

Pemeriksaan penyakit dan adanya infeksi virus

Pemeriksaan penyakit dilakukan agar dapat dipastikan penyakit apa yang sedang diderita oleh sang calon ibu, yang nantinya penyakit itu dikhawatirkan akan mengganggu proses kehamilan sampai dengan kelahiran serta mengganggu kesehatan sang ibu dan bayi.

Penyakit apa saja yang harus diwaspadai akan mengganggu proses kehamilan?

Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah kondisi di mana organ jantung kita mengalami kegagalan fungsi yang diakibatkan beberapa faktor pemicunya, seperti pola makan tidak sehat, riwayat keluarga, terhambatnya laju aliran darah karena ada sumbatan dan sebagainya.

Ada berbagai macam jenis penyakit jantung seperti serangan jantung, jantung koroner, jantung bawaan, atau bagian jantung yang tidak tumbuh dan berkembang dengan sempurna sejak bayi.

Ada banyak penderita penyakit jantung yang mengalami serangan jantung mendadak dan tidak tertolong, disebabkan tidak mendapat penanganan yang jelas dan tepat atau terlambatnya penanganan medis yang didapatkan.

Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Hipertensi merupakan kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan darah di atas normal atau kronis (dalam waktu yang lama) pada diri seseorang. Timbulnya hipertensi sendiri sukar dideteksi oleh tubuh kita sendiri. Dengan mengukur tekanan darah kita secara teratur menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui adanya hipertensi

Baca juga  Jangan Salah Pilih, ini Tips Memilih Alat Bantu Dengar Yang Tepat

Hipertensi merupakan pembunuh diam-diam, silent killer karena diketahui 9 dari 10 orang yang memiliki riwayat hipertensi tanpa diketahui penyebab penyakitnya. Dampak buruk hipertensi baru diketahui seseorang setelah ia mengalami komplikasi, dan gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung, koroner, fungsi ginjal, serta gangguan fungsi kognitif atau stroke. Adanya hipertensi berdampak terhadap berkurangnya harapan hidup para penderitanya.

Penyakit paru-paru 

Ada berbagai macam gejala awal yang dapat terdeteksi sebagai penyakit paru. Gejala awal yang biasa terjadi ialah sakit di daerah dada, sesak napas, serta batuk-batuk. Bila anda mendapati gejala tersebut, maka pastinya ada yang tidak beres pada paru-paru anda.

Agar penyakit anda tidak bertambah parah, maka sebaiknya anda mengerti berbagai macam penyakit, cara mencegah, serta mengetahui apa solusi terbaiknya. TBC merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat menyerang paru-paru anda dan disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Jenis bakteri ini dapat dengan mudah menular pada percikan ludah penderita batuk

Anemia atau Kurang Darah (Hb)

Anemia bisa saja terjadi pada siapa saja. Tidak terkecuali pada ibu hamil. Anemia pada ibu hamil dikarenakan tubuh kekurangan oksigen, yang disebabkan darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen untuk diedarkan ke jaringan tubuh.

Selama masa kehamilan, ibu hamil memproduksi lebih banyak darah untuk mendukung pertumbuhan bayi di dalam perut, dan jika tidak mendapatkan cukup zat besi atau zat gizi lainnya, tubuh tidak mampu untuk menghasilkan jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membuat tambahan darah.

Ibu hamil yang terkena anemia adalah hal yang normal, tapi bisa menjadi berbahaya jika diakibatkan oleh kekurangan zat besi dan vitamin atau karena berbagai alasan lainnya.

Baca juga  Malaria, Penyebab, Diagnosa, Pengobatan, Dan Pencegahan

Anemia bisa membuat kondisi tubuh menjadi lelah dan kesehatan menurun. Jika kita tidak segera mengatasi kondisi ini, maka dapat meningkatkan resiko serius seperti kelahiran prematur.

Hipo dan afibrinogenemia

Afibrinogenemia, kadang-kadang disebut afibrinogenemia kongenital, adalah kelainan darah bawaan di mana darah tidak dapat menggumpal secara normal. Hal ini terjadi karena defisiensi protein yang disebut fibrinogen, atau faktor koagulasi , yang dibutuhkan untuk pembekuan darah.

Individu yang terkena Afibrinogenemia mungkin rentan terhadap perdarahan hebat, terutama selama masa bayi dan masa kanak-kanak. Afibrinogenemia dianggap ditularkan sebagai sifat resesif autosom

Perawatan mungkin termasuk kriopresipitat (produk darah yang mengandung fibrinogen pekat dan faktor pembekuan lainnya), konsentrat fibrinogen atau plasma (bagian cairan dari darah yang mengandung faktor pembekuan)

Iso-imunisasi

Iso imunisasi adalah proses pembentukan zat-zat penangkal (aglutinin/ antibodi) antigen yang berasal dari orang lain. Eritrosit ibu yang mengandung antigen masuk ke dalam tubuh janin yang tidak memiliki antigen. Akibatnya akan terbentuk benda-benda penangkis dalam tubuh janin terhadap antigen.

Apabila antibodi bertemu dengan antigen, maka eritrosit yang mengandung antigen akan diserang sehingga terjadi aglutinasi (penggumpalan darah) dan hemolisis (pemecahan darah).

Penyakit hemolitik pada janin yang disebabkan oleh iso-imunisasi disebut Eritoblastosis Fetalis.

Demikian pembahasan tentang Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Hamil yang sebaiknya Anda ketahui, semoga bermanfaat

Sumber referensi:
ibudananak.info
Panduan Menjalani Kehamilan Sehat – Niaga Swadaya