mencegah hipertensi
April 24, 2021 Oleh admin 0

5 Anggapan Salah Yang Mesti Diluruskan Untuk Mencegah Hipertensi

Hipertensi yang tidak ditangani dapat berakibat fatal terutama karena umumnya hipertensi tidak menunjukkan gejala. Pencarian informasi mengenai hipertensi dapat membantu untuk mencegah hipertensi sebelum terjadi. Pencarian informasi dapat dimulai dari pemahaman fakta yang salah dan yang benar terkait hipertensi. Berikut adalah fakta mengenai hipertensi.

Tidak ada cara untuk mencegah hipertensi

Salah. Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari hipertensi, yaitu:

  • Menjaga berat badan agar tetap normal.
  • Konsumsi makanan bernutrisi dan rendah lemak, gula, dan garam.
  • Mengurangi alkohol.
  • Berhenti dan menghindari rokok.
  • Rutin berolahraga.
  • Menjauhi stres.
  • Selain itu, konsultasi pada dokter untuk mengetahui pencegahan yang sesuai dengan kondisi kesehatan saat ini.

Hipertensi tidak membahayakan

Salah. Hipertensi merupakan “the silent killer” karena tidak menampakkan gejala namun dalam jangka panjang dapat membahayakan nyawa. Kerusakan pembuluh darah, jantung, ginjak dan organ lain merupakan beberapa akibat dari hipertensi. Penyakit stroke dan jantung yang disebabkan hipertensi juga menjadi penyebab kematian utama di dunia.

Jika salah satu angka bacaan tensi darah di rentang normal, maka tidak ada masalah

Dalam pengukuran tekanan darah, terdapat dua angka yaitu sistolik yang berada di atas. Angkanya 119 ke bawah = normal, 120-129 = prehipertensi, dan 130 ke atas= hipertensi. Sedangkan angka yang di bawah adalah diastolik. Angkanya 79 ke bawah = normal dan 80 ke atas = hipertensi.

Tekanan darah berfluktuasi dalam sehari tergantung banyak hal. Tekanan darah sistolik cenderung mengalami peningkatan dan diastolik penurunan seiring bertambahnya usia. Jika terjadi konsistensi di atas normal pada angka di salah satu angka tekanan, maka perlu diwaspadai adanya hipertensi.

Baca juga  Mengenal Ruang Perawatan NICU (Neonatal Intensive Care Unit)

Jika sudah terkena hipertensi, maka harus mengkonsumsi obat seumur hidup.

Tidak selalu. Dokter biasanya memastikan penyebab hipertensi sebelum meresepkan obat. Jika dianggap masih dapat ditangani dengan perubahan gaya hidup, maka penderita tidak akan dianjurkan untuk konsumsi obat.

Hipertensi tidak dapat disembuhkan.

Benar. Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah terus menerus tinggi yang bersifat permanen. Namun, dapat dilakukan pencegahan hipertensi untuk mengendalikan tekanan darah agar mencegah kondisi saat kambuh semakin parah. Kerja sama dengan dokter dalam mengikuti program untuk menangani hipertensi maka manfaat dapat dirasakan oleh pasien. Untuk memaksimalkan hasil tersebut, ada beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Pemeriksaan tekanan darah sesuai rekomendasi dokter.
  • Kerja sama dengan dokter untuk melakukan pengobatan secara konsisten.
  • Rutin berkonsultasi dengan dokter.
  • Mencari informasi dari dokter dan apoteker tentang efek samping pengobatan.

Demikian pembahasan tentang 5 Anggapan Salah Yang Mesti Diluruskan Untuk Mencegah Darah Tinggi, Anda dapat membaca artikel tentang hipertensi di bawah ini:

Diagnosis, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Hipertensi
Pemeriksaan Tekanan Darah Pada Pasien
Efek Negatif Hipertensi Terhadap Kesehatan Tubuh Anda