Penyebab Penyakit ISPA, Gejala dan Penanganannya

Penyebab Penyakit ISPA, Gejala dan Penanganannya

Penting sekali mengetahui Pengertian, Penyebab Penyakit ISPA , Gejala dan Penanganannya. Akhir-akhir ini terjadinya kemarau panjang atau elnino dan kebakaran hutan menyebabkan beberapa daerah di Indonesia bahkan negara tetangga pun ikut merasakan dampak negatifnya. Asap dalam jumlah besar dan tidak terkontrol menyebabkan masyarakat banyak terjangkit ISPA. Jumlah yang tidak sedikit 529.527 orang di 6 provinsi di Indonesia, terjangkit ISPA dalam kurun waktu empat bulan. Apa sebenarnya, sebab, gejala dan penanganan ISPA?

Pengertian Penyakit ISPA

ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Akut ) merupakan istilah untuk penyakit pada saluran pernapasan. Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia, ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan baik itu satu atau lebih mulai dari hidung hingga alveoli termasuk jaringan yang berhubungan dengannya. ISPA dikategorikan menjadi dua macam yaitu pneumonia dan bukan pneumonia. Pneumonia sendiri juga terbagi menjadi dua yaitu pneumonia berat dan ringan.

Penyebab Penyakit ISPA

Bakteri, virus, dan jamur merupakan penyebab penyakit ISPA. Secara umum penyebab terjadinya ISPA terganggunya kinerja saluran pernapasan. Polusi udara yang membawa bakteri, virus, dan jamur membuat pergerakan silia hidung melambat dan kaku. Terkadang dalam kondisi tertentu silia tidak dapat menjalankan fungsinya dan berhenti akibatnya saluran pernapasan menjadi kotor dan iritasi.

Penyebab paling sering ditemui karena adanya virus dalam jaringan pernapasan manusia. Beberapa virus penyebab ISPA diantaranya adenovirus, rhinovirus, coronavirus, pneumokokus, streptokokus, respiratory syncytial, influenza, debu atau asap, dan asap rokok.

Gejala Penyakit ISPA

Gejala yang timbul akibat adanya ISPA ini, yaitu:

  • Gejala awal berupa rasa panas, kering, dan hidung gatal, yang kemudian bersin-bersin, kepala pusing, hidung tersumbat dan mengeluarkan lendir. Hidung tamak kemerahan dan membengkak.
  • Sekret kental dan sumbatan hidung bertambah. Bila tidak terdapat komplikasi, gejalanya akan berkurang 3-5 hari.
  • Seluruh tubuh terasa pegal-pegal dan nyeri di persendian.
  • Mengalami batuk dan muncul rasa sakit di tenggorokan yang membuat susah menelan dan berbicara.
  • Jika tidak ada penanganan yang baik gejala tersebut akan berlanjut pada komplikasi, seperti faringitis, infekksi telinga tengah, infeksi saluran tuba eustachii, dan penyakit ISPA lainnya

Penanganan Penyakit ISPA

ISPA dapat dicegah dengan beberapa langkah sebagai berikut:

  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  • Menggunakan masker saat dalam perjalanan
  • Beberapa makanan yang memiliki fungsi dapat meningkatkan imunitas tubuh dapat dikonsumsi, seperti buah jeruk, telur, tomat, dan lain-lain.
  • Mengurangi aktifitas merokok
  • Menjaga jarak terhadap pengidap ISPA karena umumnya peyakit ini mudah menular apalagi jika penyebabnya berasal dari virus.
  • Bila gejala ISPA masih berlanjut maka segera ke dokter. Dokter akan memberikan antibiotik dan beberapa obat lain yang disesuaikan dengan keluhan penderita.

Pengertian, Penyebab Penyakit ISPA, Gejala dan Penanganannya merupakan hal yang harus diketahui karena penyakit ini dapat menyerang anak-anak dan dewasa. Jika penyakit ini dibiarkan dan tidak ada tindak lanjut akan menyebabkan kematian. Mari kenali ISPA sejak dini!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.