Manfaat dan Resiko Minyak Sawit Bagi Kesehatan

Manfaat dan Resiko Minyak Sawit – Beberapa waktu lalu, Indonesia menghadapi krisis kelangkaan minyak sawit di pasaran. Hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Apalagi, kelangkaan minyak sawit berdampak pada kelangkaan minyak goreng. Hal Ini berimbas pada melambungnya harga minyak goreng.

Kelangkaan minyak goreng tidak hanya dirasakan oleh para ibu di rumah, namun juga dirasakan para pedagang gorengan kaki lima. Karena harga minyak goreng yang mahal, membuat para pedagang memutar otak, memikirkan cara agar mereka dapat terus berjualan. Salah satu caranya, mau tidak mau dengan menaikkan harga barang jualannya.

Fakta Tentang Minyak Sawit

Manfaat dan Resiko Minyak Sawit

Jika Anda menyusuri rak display minyak goreng di supermarket, Anda akan menemukan berbagai macam jenis minyak, mulai dari minyak bunga matahari, minyak kelapa sawit, canola dan banyak lainnya. Dari semua jenis minyak yang berbeda, mengapa minyak sawit merupakan pilihan terbaik? Berikut beberapa fakta tentang minyak kelapa sawit yang harus Anda ketahui.

Indonesia adalah pengekspor minyak sawit terbesar di dunia

Mungkin sesuatu hal yang aneh, bagaimana bisa negara pengekspor minyak sawit terbesar di dunia mengalami kelangkaan minyak goreng. Data pada tahun 2020, Indonesia berhasil mengekspor minyak sawit dengan nilai total US$ 17,36 miliar. Hal inilah yang menjadikan Indonesia sebagai pengekspor minyak sawit terbesar dengan jumlah 53,46 persen dari nilai ekspor global.

Minyak yang hemat sumber daya

Berbeda dengan jenis minyak lain yang disebutkan sebelumnya, minyak ini dianggap sebagai minyak yang hemat sumber daya. Untuk memproduksi minyak sawit dengan jumlah yang sama dengan minyak jenis lainnya, hanya membutuhkan sedikit lahan. Selain memiliki tingkat produksi yang tinggi, minyak sawit juga kaya akan nilai gizi.

Produk olahan sawit dapat digunakan untuk membuat kue obat, kosmetik, dan makanan lainnya.

Tahukah Anda bahwa minyak sawit digunakan untuk membuat produk lain, termasuk kue, obat-obatan. dan kosmetik? di bidang kosmetik, minyak sawit memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk mengurangi kerutan.

Minyak sawit juga merupakan sumber Gliserin yang dapat digunakan untuk mengobati batuk dan diolah menjadi margarin yang digunakan untuk membuat kue.

Manfaat Minyak Sawit

Sebelumnya disebutkan bahwa minyak sawit kaya akan nutrisi. Nutrisi yang ditemukan di dalamnya termasuk berbagai vitamin serta antioksidan yang memberikan banyak manfaat. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah keuntungan yang bisa Anda petik saat mengonsumsi suplemen minyak sawit.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Minyak sawit kaya akan vitamin E yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sistem kekebalan yang lebih kuat akan membantu Anda menghindari kemungkinan berkembangnya penyakit dari paparan berbagai jenis patogen berbahaya seperti virus, bakteri, dan kuman.

Memerangi radikal bebas

Dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, minyak kelapa sawit memiliki manfaat kesehatan dengan mengurangi efek berbahaya dari radikal bebas. Perlu diketahui bahwa paparan radikal bebas secara berlebihan dapat membuat sel dalam tubuh rusak dan mengundang berbagai jenis penyakit.

Membantu mencegah kekurangan vitamin A

Vitamin A adalah nutrisi yang memberikan banyak manfaat dan sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Asupan vitamin A yang tidak mencukupi dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan infeksi atau kulit kering dan bahkan kebutaan. Mengkonsumsi minyak kelapa sawit dengan makanan adalah solusi yang mungkin untuk mengurangi risiko kekurangan vitamin A.

Menjaga kesehatan jantung

Mengkonsumsi minyak kelapa sawit dalam jumlah sedikit dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan, seperti menjaga kesehatan jantung Anda. Menjadi salah satu organ terbesar dalam tubuh, menjaga kesehatan jantung harus menjadi prioritas utama bagi kita semua, bukan? Minyak sawit dalam hal ini memiliki antioksidan yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Menjaga kesehatan otak

Tidak hanya otak, kesehatan jantung juga dapat ditingkatkan melalui konsumsi minyak kelapa sawit. Hal ini karena minyak kelapa sawit mengandung vitamin E (tokotrienol) yang akan menurunkan kemungkinan menderita stroke atau demensia dan juga menghentikan perkembangan kanker di dalam otak. Konsumsi minyak sawit bermanfaat untuk kesehatan otak.

Risiko Kelapa Sawit

Khasiat kelapa sawit tidak perlu diragukan lagi. Tapi, kita perlu waspada dengan bahaya yang bisa ditimbulkan oleh minyak sawit. Hal ini penting karena mempengaruhi kesehatan kita.

Jika tidak diproses dan dikonsumsi dengan benar, minyak sawit dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa minyak kelapa sawit memiliki jumlah lemak jenuh yang sangat tinggi.

Jika kolesterol jahat tinggi maka akan menyebabkan penimbunan lemak pada pembuluh darah. Hal ini kemudian dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah ke organ lain, seperti jantung dan otak. Jika ini terjadi, risiko terkena stroke atau serangan jantung akan meningkat.

Namun dalam hal ini, yang terbaik adalah membatasi konsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh yang tinggi seperti gorengan (pecinta goreng menangis di pojokan). Selain itu, kita juga harus menghindari penggunaan pemanasan minyak sawit secara berulang-ulang karena dapat merusak tingkat antioksidan dan meningkatkan jumlah lemak jenuh dalam minyak.

Sekian dulu pembahasan tentang kelapa sawit yang merupakan sumber bahan baku utama dengan fakta menarik, banyak manfaat, dan potensi bahaya yang harus diwaspadai. Ingat, penggunaan minyak sawit cukup diperbolehkan dalam hal konsumsinya tidak berlebihan.

Baca juga:

Apa itu stroke iskemik? Ketahui Penyebab, Gejala, dan Faktor Bahayanya

Tinggalkan komentar

Anda berminat untuk membuka usaha isi ulang oksigen? Hubungi WA 082112344488 untuk informasi lebih detail